Langsung ke konten utama

Dana untuk Desa Nusadani Sebesar Rp581.796.000




Solor, Flores Pos

Pada Tahun Anggaran 2016, Pemerintah Desa (Pemdes) Nusadani, Kecamatan Solor Barat, menerima kucuran dana bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp581.796.000. Dana desa tersebut dikelola untuk membiayai pembangunan pelbagai sarana/prasarana, pelayanan dasar, dan pemberdayaan  masyarakat desa.

Kepala Desa Nusadani, Markus Mulai Keray, kepada Flores Pos di ruang kerjanya, Rabu (18/1), mengatakan pemerintah pusat, pada Tahun Anggaran 2016, memberikan bantuan berupa dana desa sebesar Rp581.796.000. Pengelolaan dana desa berpedoman pada aturan dari pemerintah pusat.

Menurut Markus, dana desa dikelola secara transparan. Semua kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang dibiayai dana desa merupakan bagian penting dari aspirasi masyarakat Desa Nusadani.

“Proses perencanaan pembangunan desa yang dibiayai dana desa berlandaskan aspirasi masyarakat. Tim 11 yang dibentuk Pemdes Nusadani bertugas menggali gagasan atau aspirasi masyarakat di tingkat dusun. Dari hasil aspirasi dalam forum musyawara dusun (Musdus) itu, dipetakan prioritas-prioritas dasar pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Semuanya dituangkan dalam dokumen pembangunan desa seperti: Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), Rencana Kegiatan Pembangunan Desa (RKPDes), Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPDes), dan terakhir penetapan APB Desa,” kata Markus yang saat itu didampingi Sekdes Paulus M. Keray.

Pemerintah pusat pada tahun 2017, telah menetapkan pagu dana desa sebesar Rp740.743.000 untuk membiayai pembangunan di Desa Nusadani. Dalam persiapan pengelolaan dana desa tahun ini, Pemdes Nusadani sedang mereview RPJM Desa, RKP Desa, dan RAPB Desa tahun 2017.



Sekdes Nusadani, Paulus M. Keray menjelaskan, dana desa Tahun Anggaran 2016 telah dimanfaatkan untuk membangun sarana dan prasarana umum seperti rabat jalan dalam desa dengan volume sepanjang 100 meter dan lebar 2,5 meter persegi, dengan anggaran sebesar Rp54.415.387; pembangunan talud saluran air banjir dengan volume sepanjang 100 meter dengan pagu anggaran Rp166.317.955; pembangunan bak reservoar penampung air minum bersih ukuran 3 meter x 3 meter x 2,5 meter kubik dengan alokasi dana anggaran Rp52.247.609; hidran umum sebanyak 5 unit dengan alokasi anggaran Rp17.441.188; rehabilitasi ringan lorong desa dengan volume sepanjang 32 meter dan lebar 2,5 meter persegi dengan alokasi anggaran Rp23.166.506; pembangunan lapangan voli dan pelataran lapangan upacara dengan alokasi anggaran Rp241.201.517. Dari semua kegiatan pembangunan sarana/prasarana umum desa tersebut sudah terealisasi fisik 100 persen kecuali pembangunan lapangan voli dan pelataran lapangan upacara, segera dirampungkan dalam waktu dekat.

Sekdes Paulus lebih lanjut melaporkan, alokasi DD untuk pelayanan dasar desa tahun 2016 mencakup: pengelolaan dan pembinaan posyandu dengan item belanja pemberian insentif kader posyandu, gerakan hidup bersih dan sehat (posbindu), penimbangan bayi balita, gerakan sehat untuk para lanjut usia (lansia) termasuk belanja modal pengadaan obat multi vitamin. Semua kegiatan posyandu tersebut dialokasikan pagu anggaran sebesar Rp45.320.000; pembinaan dan pengelolaan PAUD Watokola Nusadani dengan pagu anggaran Rp19.300.000. Dari total anggaran tersebut, dialokasikan untuk honor guru PAUD 2 orang sebesar Rp12.600.000/tahun, dan sisanya belanja ATK, pelaporan administrasi, dan perjalanan dinas guru PAUD.

Untuk bidang pemberdayaan masyarakat, item kegiatan yang dilaksanakan mencakup pelatihan optimalisasi tugas dan fungsi TP PKK Desa Nusadani dengan alokasi anggaran Rp19.750.000, (termasuk belanja modal, belanja pegawai, dan belanja barang dan jasa), peningkatan pelatihan  pengembangan bakat generasi muda, olahraga dan kesenian dengan alokasi anggaran Rp24.000.000, termasuk belanja barang dan jasa dan belanja modal.

Struktur Pemdes Nusadani: Kades, Markus Mulai Keray, Sekdes, Paulus Menteo Keray, Kaur Administrasi, Yohana B. Mao Kein, Kaur Kuangan, Yosefina, Kaur Umum, Maria Regina Lima, Kasi Pemerintahan, Afrianus Rayatodogolo Kein, Kasi Kesejahteraan, Fransiska Jari Keray, Kasi Pembangunan, Frederikus S. Kein, Kadus I, Georgius L. Lewar, Kadus II, Redemtus K.O. Keray. Dalam penyelenggaraan pemerintahan, Pemdes Nusadani bermitra dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Nusadani yang diketuai Yosep Lawe Kein.

Sumber: Frans Kolong Muda, Flores Pos, 19/1/2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Putri: Potret Anak Muda Nusadani yang Berprestasi

A nak-anak muda Nusadani tak pernah berhenti menorehkan prestasi. Setelah menjadi kampiun beberapa waktu lalu dalam turnamen bola kaki Piala Paroki Pamakayo 2017, kabar gembira juga datang dari tim voli putri Nusadani. Meski tak berhasil menjuarai turnamen voli menyongsong HUTRI ke-72 tingkat Kecamatan Solor Barat, tiga pemain andalan Nusadani tetap berhasil masuk ke dalam tim inti kecamatan yang berlaga pada turnamen Wakil Bupati Cup 2017 di Larantuka. Salah satu dari ketiga pemain terpilih itu adalah Putri. Pelajar SMPN Satap Nusadani ini menjadi pemain termuda dalam tim. Usia yang begitu muda tentu menunjukkan perjuangannya yang luar biasa dalam mengenal olahraga voli. Putri (Nomor 12) saat pose bersama tim voli putri Kecamatan Solor Barat di Hotel Fortuna sebelum bertanding dalam turnamen Wakil Bupati Cup beberapa waktu lalu . Bernama lengkap Paskahlina Syaputri Lilly Sogen, Putri lahir di Makasar, 21 April 2003. Masa sekolah dasarnya dihabiskan di Arasoe...

Puisi-puisi Fransiska Keray

Teriakan Dari Kota —Puisi Fransiska Keray Ini desaku Tanah kelahiranku Tempatku dilahirkan dalam ayunan mimpi Padi meninggi Air di sumur Buah-buah dari kebun jauh Di sini hidup tanpa keributan Bagai istana surga Tak seperti di kota Terdengar koruptor Ada gila kekuasaan Rakyat mereka penuh keluh Kami lapar – haus Dan ingin pulang ke desa (Nusadani, 2017) Indah Pemandangan —Puisi Fransiska Keray Terlihat dari bukit itu Tersorot desa kecil Tempat luka hati disembuhkan Petak kebun membentang Padi selesai ditanam Pucuk mekar buka musim hujan Air mengalir di kedalaman Petani mengadu nasib Memelihara hidup Menemukan damai Dari lahir sampai akhir (Nusadani, 2017)   *Fransiska Keray, staf Pemdes Nusadani

Apel Tujuh Belas: Momen yang Mempersatukan

P eringati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUTRI) ke-72, Panitia HUTRI Desa Nusadani menggelar apel bendera bersama di pelataran balai desa Nusadani, pada Kamis, (17/8) lalu. Pemdes Nusadani, segenap lembaga dalam desa, warga desa, lembaga pendidikan (PAUD-SMA), Balai Pertanian dan Puskeswan Nusadani serta komunitas Biara Susteran Stela Maris , turut ambil bagian dalam apel ini. Kepala Desa Nusadani, Markus Mulai Keray, lewat amanat Pembina Upacara, menyampaikan apresiasi kepada lembaga pendidikan dalam desa karena telah bekerja sama dalam usaha mencerdaskan generasi muda. Markus menambahkan, sarana pendukung di desa seperti Rumah Pintar dan perpustakaan desa sedang dipersiapkan. Selain itu, program kesehatan seperti rutinitas bulanan Posyandu dan Posbindu dan pelayanan Poskesdes, serta sarana olahraga seperti lapangan bola kaki dan bola voli, turut menunjang aspek kesehatan dan pengembangan bakat olahraga anak-anak muda. A pel HUTRI kali ini dipimpin langsun...