Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

STP Reinha Larantuka Gelar Seminar Ekologi di Nusadani, Solor

Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Reinha Larantuka menggelar seminar di Desa Nusadani, Kecamatan Solor Barat, pada Selasa, (19/12/2017) lalu. Seminar yang mengusung tema “Berpastoral Berbasis Ekologis” tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli. Dalam seremonial pembukaan, Kepala STP Reinha Larantuka, Sr. Benedikta Kebingin, CIJ, dalam sambutannya, menegaskan bahwa seminar dan kunjungan STP ke Desa Nusadani selama tiga hari tersebut merupakan aksi nyata mereka dalam memaknai tahun 2017 sebagai tahun ekologi. “Meski tahun ekologi akan berakhir, tanggung jawab kita terhadap alam harus terus berlanjut,” pesan Sr. Benedikta. Di samping itu, dalam sambutannya, Kepala Desa Nusadani, Markus Mulai Keray, sangat berbangga karena STP memilih Desa Nusadani sebagai tempat untuk berdinamika bersama warga dan anak-anak muda. Markus berharap STP kembali melaksanakan kegiatan serupa di Desa Nusadani pada tahun-tahun mendatang. Pada acara seminar, dihadirkan tiga ...

Percakapan Dengan Ayah

  Cerpen Natalia Lutgardis Noa Sogen*     Langit senja kali ini tidak terlalu indah. Mendung menguasai langit kuning itu. Aku duduk di sebuah kursi kayu yang kian rapuh terbawa waktu. Sesekali aku memandangi laut dengan gulungan ombaknya. Senja kali ini begitu sepi, seakan ombak tak terlalu menguasai laut, riuh-ria suara pun hampir saja tidak terdengar—senja yang begitu menenangkan. Raut wajahku berseri memandang sosok renta yang begitu lincah mengayuh sampan tua. Tak butuh waktu lama, sang pengarung laut itu sampai di tepi pantai. Ia terlihat begitu letih. Kedua tangannya mengusap pelan dahinya yang penuh keringat. Dialah pahlawanku, pahlawan hidupku. Aku berlari mendapatinya sambil menenteng sebuah ember kecil yang sedari tadi menunggu untuk diisi. “Ayah, bagaimana hasilnya?” Teriakku sumringah. “Lumayan, Nak,” jawab Ayah pelan. “Mari embernya, Ayah isi ikan-ikannya.” “Tidak apa-apa, Ayah, biar aku saja. Ayah lebih baik ist...

Puisi-puisi Fransiska Keray

Teriakan Dari Kota —Puisi Fransiska Keray Ini desaku Tanah kelahiranku Tempatku dilahirkan dalam ayunan mimpi Padi meninggi Air di sumur Buah-buah dari kebun jauh Di sini hidup tanpa keributan Bagai istana surga Tak seperti di kota Terdengar koruptor Ada gila kekuasaan Rakyat mereka penuh keluh Kami lapar – haus Dan ingin pulang ke desa (Nusadani, 2017) Indah Pemandangan —Puisi Fransiska Keray Terlihat dari bukit itu Tersorot desa kecil Tempat luka hati disembuhkan Petak kebun membentang Padi selesai ditanam Pucuk mekar buka musim hujan Air mengalir di kedalaman Petani mengadu nasib Memelihara hidup Menemukan damai Dari lahir sampai akhir (Nusadani, 2017)   *Fransiska Keray, staf Pemdes Nusadani

Putri: Potret Anak Muda Nusadani yang Berprestasi

A nak-anak muda Nusadani tak pernah berhenti menorehkan prestasi. Setelah menjadi kampiun beberapa waktu lalu dalam turnamen bola kaki Piala Paroki Pamakayo 2017, kabar gembira juga datang dari tim voli putri Nusadani. Meski tak berhasil menjuarai turnamen voli menyongsong HUTRI ke-72 tingkat Kecamatan Solor Barat, tiga pemain andalan Nusadani tetap berhasil masuk ke dalam tim inti kecamatan yang berlaga pada turnamen Wakil Bupati Cup 2017 di Larantuka. Salah satu dari ketiga pemain terpilih itu adalah Putri. Pelajar SMPN Satap Nusadani ini menjadi pemain termuda dalam tim. Usia yang begitu muda tentu menunjukkan perjuangannya yang luar biasa dalam mengenal olahraga voli. Putri (Nomor 12) saat pose bersama tim voli putri Kecamatan Solor Barat di Hotel Fortuna sebelum bertanding dalam turnamen Wakil Bupati Cup beberapa waktu lalu . Bernama lengkap Paskahlina Syaputri Lilly Sogen, Putri lahir di Makasar, 21 April 2003. Masa sekolah dasarnya dihabiskan di Arasoe...